Rekapitulasi Akhir Tahun

Hits: 0

Selamat menjelang tahun baru! Saatnya sibuk untuk melihat ulang pendapatan tahun ini dan melakukan evaluasi dari target yang sudah ditetapkan di awal tahun. Ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan dalam melakukan evaluasi, yaitu berdasarkan data awal tahun, akhir tahun dan target.

Pendekatan kami mengenai dana kelolaan yang akan digunakan adalah nilai dana kas dan nilai reksadana/saham pada waktu pembelian.

Data Awal Tahun

Pendekatan melalui data awal tahun dapat kita gunakan untuk melakukan evaluasi utamanya mengenai pertumbuhan dana kelolaan dan kondisi rugi/laba serta penghitungan target yang ingin dicapai.

Pertumbuhan dana kelolaan dapat dihitung dari total dana kelolaan akhir (31 Desember) dikurangin dengan total dana kelolaan awal (1 Januari) dibagi dengan total dana kelolaan awal (1 Januari). Bila kondisi positif tentunya menunjukkan adanya pertumbuhan yang baik, misal untuk pengolaan pribadi pun akan menunjukkan sifat investor yang selalu menyisihkan dana untuk melakukan investasi, kondisi keuangan yang tidak mengganggu kegiatan investasi dan niat baik dalam mendorong investasi secara umum.

Penghitungan target tentunya akan menggunakan total dana awal mengingat penghitungan target dilakukan awal tahun. Sebuah mimpi nilai yang ingin dicapai pada akhir tahun, baik itu nilai laba/rugi maupun perencanaan pencapaian nilai dana kelolaan akhir. Target laba/rugi merupakan target yang biasa digunakan oleh trader, sedangkan target nilai dana kelolaan akhir biasa yang ingin investasi jangka panjang pada beberapa emiten yang dipilih.

Kondisi rugi/laba dapat menjadi acuan yang baik dari manajemen pengelolaan keuangan pada dana investasi, mengingat harga yang fluktuatif dan nilai estimasi rugi/laba yang tidak akan menjadi realisasi bila tidak dieksekusi. Seringkali manajemen keuangan ini dilupakan karena memang niat awal adalah investasi yang memiliki efek ‘penyesalan’ ketika ada signal aksi yang membutuhkan dana.

Data Akhir Tahun

Pendekatan nilai kelolaan akhir tahun lebih kepada evaluasi mengenai proporsi diversifikasi investasi dan manajemen kas serta estimasi laba/rugi yang mungkin ditanggung.

Proporsi diversifikasi ini lebih sebagai pengingat kepada filosofi “jangan meletakkan telur di satu keranjang”, misal: Anda melakukan investasi pada pasar saham, reksadana dan SUN. Saham sendiri mungkin bisa dibagi menjadi saham-saham blue-chip yang untuk investasi jangka panjang atau saham-saham yang untuk swing sementara. Reksadana sendiri sudah umum ada yg terdiri dari empat jenis dengan berbagai profil risiko yang bisa dilihat dalam laporan. Surat Utang Negara juga dapat menjadi target investasi menarik dengan imbal hasil yg pasti.

Manajemen kas merupakan salah satu bagian dari manajemen investasi yang perlu dikelola dengan baik sehingga dapat melakukan aksi bila mana ada signal yang kuat. Jangan sampai ada penyesalan ketika ada informasi yang sangat menguntungkan dan hanya bisa menonton.

Estimasi rugi/laba merupakan pengelolaan yang perlu ekstra hati-hati. Emiten ‘gorengan’ sebaiknya dikelola berbeda dengan emiten investasi jangka panjang sehingga aksi yang direncanakan juga harusnya berbeda.

Target

Pendekatan dari nilai target ini merupakan yang umum dan pasti dillakukan. Setiap mengawali sesuatu kita pasti punya espektasi terhadap apa yang kita lakukan, dalam hal penanaman modal tentunya pertumbuhan dan imbal hasil menjadi nilai yang ingin dicapai.

Bila jawaban dicari adalah nilai pertumbuhan, maka pertumbuhan dari nilai awal tahun (penghitungan sudah ada di atas) yang dicaridibandingkan dengan prediksi atau prognosa atau espektasi pada awal tahun. Yang bisa dijadikan sebagai acuan, misal: bunga deposito, pertumbuhan IHSG, dll.

Bersiap Awal Tahun

Sudahkah Anda meng-capture semua investasi? Saatnya evaluasi dan mempersiapkan diri untuk tahun yang baru.

Selamat melakukan evaluasi. Semoga sukses dan tercapai target tahun depan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *